Posts

, , , ,

Ayam Betutu Men Tempeh, Pedasnya juara!

Nama makanan ini adalah Ayam Betutu. Salah satu makanan khas Bali. Gw adalah penyuka makanan pedas. Sangat suka makanan yang pedas tapi terhalang sama perut yang sudah mulai gak bisa diajak kompromi.

Pertama kali gw cobain Ayam Betutu ini adalah saat gw pulang dari perjalanan dari Pulau Menjangan. Dengan perut kosong dan kelaparan, gw dan teman – teman memutuskan untuk mencicipi Ayam Betutu Men Tempeh “Ferry”. Oiya, hati – hati tertipu dengan banyaknya warung makan Ayam Betutu Men Tempeh “Ferry” ini, karena yang asli adalah yang beratap merah.

Baca Selengkapnya

, ,

Kesempurnaan Bawah Laut Ciptaan Tuhan Hadir di Menjangan, Bali

Menjangan, Bali Barat salah satu destinasi yang mungkin belum banyak orang (terutama WNI) tahu keindahannya. Siapa yang gak tau Bali?? Terkenal. Tapi siapa yang tau Menjangan?? Mungkin gak banyak.

Terletak sekira 10 km di lepas pantai Barat Laut Bali, pulau kecil Menjangan merupakan bagian dari Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Kata ‘menjangan’ dalam bahasa Jawa berarti ‘kijang’. Penamaaan pulau cantik ini didasarkan pada keberadaan kawanan rusa liar yang berenang ke pulau itu menempuh jarak sejauh 1,2 mil setiap musim semi.

Baca Selengkapnya

, ,

8 Jam Numpang Selonjoran di Legian, Bali

Yuhuuu..

Sesuai dengan judulnya, gw menginjakkan kaki cuma 8 jam di Legian Bali sebelum gw melangkah menuju Menjangan, Bali Barat.  Gw dan teman – teman tiba di Bali jam 17.55.

Begitu gw menapak kan kaki gw di Bandara Ngurah Rai, mata gw tertuju kepada satu moment sunset yang sangat indah. Begitu indah, matahari berwarna orange, bulat, besar dan…. menakjubkan.

Kriuk..kriuk.. Tampaknya perut gw sudah melakukan demo untuk minta di isi.. Tempat pertama yang gw dan teman – teman datangi adalah Nasi Pecel Bu Tinuk. Haphap.. Nasi lengkap dengan sate daging, sayur krecek, kerupuk, teh anget sudah cukup untuk mengisi perut.

Baca Selengkapnya

[Sisi Lain] Sesaat sebelum menuju Menjangan

Ini sisi lain, sesaat sebelum menuju Menjangan, Bali. Aku sengaja berangkat lebih cepat bukan tanpa alasan.

Bukan apa-apa, hanya saja aku suka menikmati waktu di Bandara. Aku suka melihat banyak orang lalu lalang dan memperhatikannya.

“Mas, yang benar saja dong! Masa ice nya setengah gelas sisannya kopi. Mana berasa kopinya,”teriak salah satu pengunjung (ibu2 tepatnya). Yups, dia protes saat tahu isi kopinya terlalu sedikit.

“Chan, chan..,”ucap lantang salah 1 wanita sambil mengetuk kaca, mencoba memanggil temannya. Eh, teman? Atau saudara? Entahlah..

Baca Selengkapnya